Hindari Ini ! Cegah Gigi Berlubang
Hindari Ini ! Cegah Gigi Berlubang
http://kursusinggrispare.com/ // Banyak orang bertanya-tanya apa yang
menyebabkan gigi berlubang; mereka ingin tahu bagaimana menghindari masalah
umum yang menyebabkan ketidaknyamanan, rasa sakit dan kehilangan gigi. Rongga
hasil dari kerusakan gigi, sebuah proses yang melibatkan beberapa tahap.
Menurut Mayo Clinic, itu dimulai ketika bakteri menimbulkan kerusakan pada
permukaan keras gigi, dan kehancuran akan menyebar ke lapisan yang lebih dalam
jika dibiarkan. Jika Anda rawan rongga, berhati-hati karena masalah ini
sebagian besar dapat dicegah.
Baca juga info : info kursus bahasa inggris
Perawatan gigi Anda secara teratur dan diet sehat
dapat sangat membantu dalam menangkal peluruhan kulit putih mutiara Anda ini.
Penjelasan singkat bahwasannya
istilah karies gigi yaitu sebuah penyakit infeksi yang mampu merusak struktur
gigi. Penyakit ini menyebabkan gigi berlubang. Jika tidak ditangani, karies
dapat menyebabkan nyeri, penanggalan gigi, infeksi, berbagai kasus berbahaya,
dan bahkan kematian. Menurut drg Ratu Mirah Aflfah, GCClinDent, MDSc selaku
Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan
Unilever Indonesia, masalah gigi berlubang atau karies seringkali digambarkan
sebagai empat mata rantai yang saling berinteraksi. Yaitu host yang terdiri
dari gigi dan air Iiur, mikroorganisme atau bakteri pada plak, substrat atau
asupan makanan, dan waktu.
Baca juga info : kursus bahasa inggris di al azhar pare
Host adalah rongga mulut yang
ditentukan oleh struktur gigi dan produksi air liur. Bila air liur sedikit maka
mikroorganisme akan mudah berkembang biak. Air liur berfungsi menjaga keasaman
mulut. Batas normal keasaman mulut atau pH-nya adalah 7.
Sementara untuk faktor
mikroorganisme, secara alami terdapat 20 miliar mikroorganisme. Kalau tidak
sikat gigi selama 24 jam maka mikroorganisme bisa meningkat lima kali lipat
lebih banyak.
Faktor lainnya yang tak kalah
penting adalah substrat. Semua asupan makanan dan minuman yang mengandung gula
termasuk gula tersembunyi akan diubah oleh mikroorganisme menjadi asam. Akan
membuat kondisi keasaman mulut jadi lebih rendah. Dan, mempercepat proses
karies pun terjadi.
"Kondisi host dan
mikroorganisme memang sangat tergantung dari kondisi alami dan perilaku
kesehatan gigi masing-masing individu, namun substrat dan waktu sebenarnya
merupakan faktor-faktor yang masih sangat dapat kita kendalikan,"
jelasnya.
Baca jugea info : daftar kursus inggris pare
Selain substrat, faktor waktu
menjadi hal penting lain yang harus diperhatikan, karena berhubungan erat
dengan seberapa seringnya kita mengonsumsi gula. Termasuk gula tersembunyi.
Namun, proses karies akibat gula ini
dapat dikendalikan dengan lebih mewaspadai konsumsi gula dan menginterupsi
waktu pembentukan karies dengan rutin menyikat gigi pada pagi hari setelah
sarapan dan malam hari sebeIum tidur menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.
Serta berkonsultasi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
Kapan Harus Melihat Dokter Gigi
Karena tidak ada gejala yang terkait
dengan tahap awal pembentukan rongga, Anda harus menemui dokter gigi satu atau
dua kali setahun untuk pembersihan dan pemeriksaan. Penting untuk menemukan
titik-titik masalah dan menghentikannya di trek mereka sebelum mereka
berkembang menjadi masalah besar. Juga, jika Anda mengalami sakit atau
sensitivitas gigi, buatlah janji dokter gigi sesegera mungkin.
Baca juga info : daftar kursus kampung inggris pare
Ingat bahwa apa yang menyebabkan
gigi berlubang lebih dari apa pun adalah kurangnya perawatan mulut, dan makan
makanan yang tidak sehat dapat berkontribusi sangat besar terhadap masalah ini
juga. Sementara kerusakan gigi dapat memiliki konsekuensi yang sangat serius,
mempraktekkan tindakan pencegahan ini dapat mengurangi risiko itu terjadi. Jika
Anda memerlukan perawatan khusus untuk pencegahan rongga, dokter gigi Anda
dapat menyarankan Anda tentang apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan
gigi Anda.
Comments
Post a Comment