Ungkap Rahasia Bebas Penyakit Jantung
Ungkap Rahasia Bebas Penyakit Jantung
https://kampunginggrisalazhar.co.id/ // Salah satu penyumbang terbesar untuk statistik ini adalah kurangnya komitmen
untuk gaya hidup sehat jantung. Gaya hidup Anda bukan hanya pertahanan terbaik
Anda terhadap penyakit jantung dan stroke, itu juga tanggung jawab Anda. Gaya
hidup yang sehat untuk jantung mencakup ide-ide yang tercantum di bawah ini.
Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini Anda dapat mengurangi semua
faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk penyakit jantung, serangan jantung,
dan stroke.
Baca juga info : info biaya kursus bahasa inggris
Para ilmuwan memiliki bukti baru
mengenai gaya hidup sehat agar tidak terkena penyakit jantung. Masyarakat di
Amerika Selatan memiliki risiko sangat kecil terhadap atherosclerosis koroner
atau pengerasan arteri pada penyakit jantung. Mereka memiliki kesempatan lima
kali lebih rendah mengidap penyakit jantung dibandingkan penduduk di Amerika
Serikat (AS) lain.
Baca juga info : kursus bahasa inggris di al azhar pare
Dalam laporan kesehatan yang diterbitkan di dalam jurnal The
Lancet, tim peneliti mengunjungi 85 desa dari penduduk Tsimane,
Amerika Selatan. Para ilmuwan kemudian mengukur 705 orang dewasa untuk
menghitung risiko mereka terhadap penyakit jantung. Tim peneliti mengambil CT
Scan dari para responden untuk melihat pengerasan arteri. Penelitian juga
melakukan pengukuran terhadap faktor-faktor lain, seperti tekanan darah, detak
jantung, dan peradangan.
"Kami tertarik memahami proses
penuaan dari mereka yang tergolong bukan masyarakat modern, mereka tetap
menjalankan kehidupan seperti nenek moyang dulu," ujar Profesor Hillard
Kaplan selaku Penulis Studi dan Profesor di bidang Antropologi Universitas New
Mexico. Dari penelitian tersebut, sebanyak 85 persen responden sama sekali
tidak memiliki risiko penyakit jantung. Kemudian 13 persen dari mereka
mempunyai risiko yang sangat rendah.
Baca juga info : kursus bahasa inggris di pare
Saat para tim peneliti membandingkan
temuan tersebut terhadap studi lain yang melibatkan lebih dari 6 ribu responden
masyarakat AS, hasilnya jauh berbeda. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa
hanya 14 persen yang memiliki risiko rendah terhadap penyakit jantung, dan
lebih dari 50 persen responden berisiko tinggi.
Dalam penelitian terhadap masyarakat
Tsimane, mereka rata-rata rendah dari segi tekanan darah, kolesterol, dan gula
darah. Namun mereka tinggi dari sisi peradangan. Akan tetapi hal tersebut tidak
memengaruhi risiko penyakit jantung. Para peneliti tidak sepenuhnya bisa
menjawab terkait fakta tersebut. Namun gaya hidup masyarakat Tsimane memegang
peran utama. Hanya 10 persen dari penduduknya yang tidak bergerak aktif.
Sisanya, mereka aktif berburu, mengumpulkan bahan makanan, dan bertani.
Baca juga info : daftar kursus kampung inggris pare
Penduduk Tsimane juga mengonsumi
banyak serat tinggi, dan karbohidrat yang tidak banyak diproses, seperti
jagung, kacang, dan beras. Sedikitnya 15 persen makanan mereka berasal dari
daging dan protein ikan. Pola makan penduduk Tsimane juga secara keseluruhan
rendah lemak, dan mereka tidak merokok. Sebaliknya, masyarakt di AS justru
lebih banyak yang tidak bergerak sepanjang hari. Makanan olahan juga sering
dikonsumsi, serta 15 persen masyarakat AS merokok.
Meski demikian para peneliti tidak
menyarankan manusia harus hidup seperti masyarakat Tsimane, yakni pergi berburu
atau bertani. Namun masyarakat perlu mengambil pelajaran dari gaya hidup
penduduk Tsimane. Masyarakat bisa mengadopsi kebiasaan hidup penduduk Tsimane,
yakni bergerak aktif, tidak merokok, dan memerhatikan asupan makanan.

Comments
Post a Comment